Karbohidrat dan Protein

By dhevina

Hai readers !

Kembali lagi dengan kami The Formalitas, akan menyediakan rangkuman untuk persiapan PAS kelas XII. Pada kesempatan kali ini materi yang akan kami bahas adalah dari pelajaran kimia yaitu karbohidrat dan protein. Nah, yuk kita mulai !

  • Karbohidrat adalah senyawa polihidroksi aldehid atau polihidroksiketon. Oleh karena itu karbohidrat mempunyai dua gugus fungsional yang penting :
    • Gugus hidroksi
    • Gugus keton/aldehid
  • Penggolongan Karbohidrat :
    • Monosakarida : Karbohidrat yang paling sederhana dan tidak dapat dihidrolisis lebih lanjut
    • Disakarida : Karbohidrat yang mengandung 2 satuan monosakarida
    • Polisakarida : Karbohidrat yang jika dihidrolisis menghasilkan banyak satuan monosakarida
  • Macam-macam monosakarida :
  1. Aldosa : monosakarida yang mengandung gugus aldehid. contoh : Gliseraldehid, D-ribosa, glukosa, galaktosa, D-deoksiribosa
  2. Ketosa : monosakarida yang mengandung   gugus keton. contoh : dihidroksi aseton, L-fruktosa
  • Contoh struktur monosakarida
  • Struktur siklis monosakarida Hemiasetal atau hemiaketal siklis terbentuk jika gugus keton/aldehid dan alkohol terdapat dalam 1 molekul. Contoh : 4 – hidroksipentanal
  • Monosakarida mempunyai gugus carbonil (aldehid/keton) dan gugus hidroksil dalam tiap molekulnya. Oleh karena itu monosakarida dapat membentuk hemiasetal atau hemiketal siklis. Misal : glukosa
  • Pada glukosa, hemiasetal – siklis terbentuk antara gugus aldehid pada C – 1 dengan gugus – OH pada C – 5 sehingga membentuk cincin – 6 yang stabil.
  • Dalam bentuk hemiasetal siklis atom C – 1 bersifat kiral ® karbon anomerik sehingga memberikan 2 kemungkinan struktur isomer D – glukosa : a – D – glukosa dan b – D – glukosa dimana sifat keduanya sangat berbeda.
  • Sifat-sifat monosakarida :
    • Padatan kristal tidak berwarna
    •  Larut dalam air ® ikatan hidrogen
    •  Sedikit larut dalam alkohol
    •  Rasanya manis. Diantara monosakarida ®         fruktosa yang paling manis
    •  Larutan glukosa memutar bidang polarisasi  ke kanan(dekstro), sedangkan fruktosa ke kiri(levulosa)
  • Disakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari 2 satuan monosakarida.
  • Dua monosakarida dihubungkan dengan ikatan glikosidik antara C-anomerik dari satu unit monosakarida dengan gugus –OH dari unit monosakarida yang lainnya.

Beberapa disakarida yang sering dijumpai :

  • Maltosa
  • Selobiosa
  • Laktosa
  • Sukrosa
  • Jenis Disakarida :
    • Maltosa  > Glukosa  + Glukosa
    • Sukrosa  >  Glukosa  + Fruktosa
    • Laktosa  >   Glukosa  + Galaktosa
  • Maltosa :
    • Tidak terdapat bebas di alam
    • Merupakan hasil antara pada pencernaan amilum
    • Terbentuk dari hidrolisis pati oleh enzim amilase dengan pengaruh enzim diastase menjadi 2 glukosa
    • Larut dalam air
    • Bersifat reduktor
  • Laktosa :
    • Terdapat dalam susu mamalia
    • Bersifat reduktor
    • Sedikit larut dalam air
    • Dapat diubah menjadi asam laktat oleh bakteri(susu menjadi masam)
    • Dapat dihidrolisis dengan enzim laktase menjadi glukosa dan galaktosa
  • Sukrosa /gula tebu/ gula pasir :
    • Merupakan gula yang dikonsumsi sehari-hari
    • Bila dihidrolisis dengan enzim invertase menghasilkan glukosa dan fruktosa
    • Tidak bersifat reduktor
    • Larut dalam air
    • Lebih manis dari laktosa dan maltosa, sedikit lebih manis dari glukosa tetapi hanya sekitar ½ kemanisan fruktosa
  • Karbohidrat yang mengandung banyak monosakarida dan mempunyai berat molekul yang besar
  • Hidrolisis polisakarida secara sempurna akan menghasilkan satu jenis monosakarida
  • Jenis Polisakarida : Pati ,Glikogen, selulosa
  1. Amilum (Pati) :
    1. Terdapat dalam umbi-umbian sebagai cadangan makanan
    1. Molekulnya terdiri dari 2 komponen yaitu amilosa da amilopektin

 amilosa + larutan yodium → biru

 amilopektin + larutan yodium → violet

  • Hidrolisis dengan enzim membentuk dextrin dan maltose
  • Glikogen :
    • Merupakan cadangan makanan pada hewan
    • Terdiri dari satuan alfa-d-glukosa
    • Dengan larutan yodium berwarna merah
  • Selulosa :
    • Merupakan bagian utama dinding sel
    •    contoh: kapas, kertas
    • Terdiri dari satuan beta-d-glukosa
    • Sukar larut dalam air, asam atau basa, pelarut selulosa adalah larutan cupro amonium hidroksida

Kegunaan Selulosa :

  • Metil selulosa untuk pembuatan plastik film
    • Selulosa nitrat untu bahan peledak
    • Sellosa nitrat + kamfer untuk seluloid(film)
    • Selulosa asetat untuk film tahan api, sedangkan selluloid dapat terbakar
REAKSI IDENTIFIKASI KARBOHIDRAT
  • Uji Molish
    • reagen : alfa naftol
    • uji   : alfa naftol+ kabohidrat → ungu
    • reaksi identifikasi umum untuk karbohidrat baik mono, di maupun polisakarida
  • Reaksi hidrolisis
    • reagen : air
      • polisakarida + air → monosakarida
      • sukrosa + air → glukosa + fruktosa
      • laktosa + air → glukosa + galaktosa
      • maltosa + air → glukosa + glukosa
  • Uji fehling / benedict
    • reagen : CuO
      • uji   : CuO + monosakarida & disakarida(kecuali sukrosa) → endapan merah bata

reaksi identifikasi untuk semua gula pereduksi(semua monosakarida dan disakarida kecuali sukrosa)

  • Uji amilum
    • reagen : larutan I2
      • amilum + larutan I2 → biru kehitaman
      • glikogen +larutan I2  → merah bata
      • selulosa +larutan I2 → coklat
  • Hasil polimerisasi kondensasi dari asam amino

Rumus umum :

Description: Image result for gambar rumus umum protein
  • Sifat Asam Amino :
    • Bersifat optis aktif kecuali glisin
  • Membentuk ion zwitter
  • Bersifat ampoter (bereaksi dengan asam,basa)
  • Bereaksi dengan logam (misalnya Na)
  • Sifat Protein :
    • Ikatan Peptida :
      • Merupakan ikatan antar asam amino
      • Terjadi melalui proses polimerisasi kondensasi
      • Terbentuk gugus –COOH dan NH2 sengan melepaskan molekus H2O
  • Sifat Protein :
    • Dengan air membentuk koloid hidrofil
    • Dapat terhidrolisis
  • Terjadi denaturasi jika :
    • Dipanaskan sampai 100oC
    • Dicampur dengan asam
  • Pengujian protein :
    • Uji biuret : Protein + biuret (NaOH + CuSO4) >> ungu (semua protein)
    • Uji xantoprotein : Protein + HNO3 pekat  >> jingga (contoh Fenil alanin)
    • Uji belerang : Protein + Pb asetat  >> endapan hitam (contoh sistein)
  • Fungsi Protein :
    • Enzim : protein sebagai biokatalisator (tripsin, ribonuklease)
    • Protein transport : protein yang memindahkan molekul atau ion spesifik (hemoglobin, lipoprotein)
    • Protein nutrien dan penyimpan : protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan (kasein pada susu, ovalbumin pada telur)
    • Protein kontraktil : protein yang memberi kemampuan untuk bergerak(aktin, miosin)
    • Protein struktur : protein yang berperan sebagai penyanggah(keratin pada rambut)
    • Protein pertahanan(antibodi): protein yang melindungi organisme terhadap penyakit (fibrinogen dan trombin)
    • Protein pengatur: protein yang mengatur aktivitas seluler/fisiologi (hormon insulin)

Sekian pembahasan materi mengenai karbohidrat dan protein. Semoga bermanfaat dalam proses pembelajaran kalian, ya. Semangat !